Mediatha.Com,Mamuju—Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Hari Santoso, memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola SPN Polda Sulbar untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan Diktukba Polri TA 2026. Penekanan ini disampaikan saat memimpin rapat persiapan pendidikan di lingkungan SPN, Senin (13/7/26).
Brigjen Pol Hari Santoso menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pendidikan siswa telah dijamin oleh anggaran negara. Oleh karena itu, ia melarang dengan tegas adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun kepada siswa maupun pihak keluarga.
“Pendidikan adalah fondasi karakter. Kita harus menjadi contoh nyata bagi siswa. Pastikan proses pendidikan ini bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak boleh ada penyimpangan sedikit pun,” tegas Wakapolda.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tenaga pendidik dan pengasuh memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi 93 calon siswa yang akan segera bergabung. Menurutnya, kualitas seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari integritas dan komitmen pelayanan kepada masyarakat yang ditanamkan sejak hari pertama pendidikan. Langkah ini merupakan upaya Polda Sulbar dalam mendukung reformasi birokrasi dan menciptakan Polri yang dicintai masyarakat.



