Sembelih Sendiri Hewan Kurban, Gubernur Sulbar SDK Titipkan Doa: “Semoga Persoalan Ini Segera Berlalu”

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Suasana di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Barat pada Rabu sore (27/05/2026) terasa begitu khidmat dan menyentuh hati. Di tengah kesibukannya memimpin daerah, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), memilih untuk turun tangan langsung, memegang pisau, dan menyembelih sendiri empat ekor hewan kurban milik keluarganya.

Tiga ekor sapi dan satu ekor kambing yang berkurban atas nama anak-anak dan menantunya Zulfikar, Yusuf, beserta istri disembelih dengan tangan SDK sendiri.

Bagi SDK, momen ini bukan sekadar ritual tahunan. Ada guratan keikhlasan dan harapan besar yang ia langitkan di setiap helai napasnya saat menunaikan ibadah tersebut.

“Tadi kurban keluarga dan saya pribadi. Ada 3 sapi dan 1 kambing yang saya sembelih sendiri. Dagingnya kita bagikan kepada masyarakat, semoga bermanfaat,” ujar SDK dengan nada suara yang penuh ketulusan.

Di balik ketegasannya sebagai seorang pemimpin, SDK memperlihatkan sisi humanisnya yang mendalam. Ia mengungkapkan bahwa setiap sembelihan kurban kali ini diiringi dengan doa dan harapan agar Sulawesi Barat segera lepas dari berbagai cobaan dan kesulitan yang sedang dihadapi.

Dengan mata yang berkaca-kaca menaruh harapan pada Yang Maha Kuasa, SDK menyampaikan pesan menyentuh.

Salah satu niat saya tadi, dengan dipotongnya hewan kurban semoga kita bisa lepas dari semua persoalan yang sedang dihadapi. Kita harapkan itu. Dengan memotong hewan kurban, persoalan-persoalan bisa diatasi dan keadaan kembali normal,” urainya lirih.

Ia menambahkan bahwa ibadah kurban adalah simbol tertinggi dari solidaritas sosial dan keimanan. Di Kabupaten Mamuju sendiri, total ada sekitar seribu ekor hewan kurban yang disembelih tahun ini. SDK berharap, berkah dari kurban massal ini dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat agar menjadi lebih baik.

Sejak usai shalat Ashar, masyarakat sudah mulai berkumpul di halaman Rujab Gubernur Sulbar. Selain hewan kurban dari keluarga Gubernur, beberapa hewan kurban lainnya juga ikut disembelih untuk dibagikan.

Antrean warga berlangsung dengan tertib. Didorong oleh rasa kepedulian yang tinggi, petugas dari Biro Pemkesra Sulbar bergerak cepat membagikan kantong-kantong daging kepada warga yang berhak menerima.

Tepat saat matahari mulai tenggelam dan azan Maghrib berkumandang, seluruh daging kurban telah selesai disalurkan. Warga pulang dengan senyum bahagia dan rasa syukur yang mendalam, membawa pulang tidak hanya daging untuk keluarga di rumah, tetapi juga kehangatan hati dari seorang pemimpin yang ikut merasakan denyut nadi kehidupan mereka.