Polresta Mamuju Kembali Ungkap Praktik Tambang Emas Ilegal di Bonehau, Satu Alat Berat Disita

oleh
oleh

Mediatha.Com, Mamuju–Kepolisian Resort Kota Polresta Mamuju terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. Terbaru, jajaran Polresta Mamuju berhasil mengungkap praktik tambang emas ilegal di Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Selasa (12/5/2026).

Pengungkapan ini berawal dari laporan proaktif masyarakat melalui Polsek Kalumpang terkait adanya aktivitas penambangan di kawasan sempadan sungai yang masuk dalam area hutan.

Berdasarkan informasi tersebut, personel kepolisian segera melakukan tindakan hukum lapangan.“Hari ini kami kembali melakukan penegakan hukum terhadap satu titik lagi aktivitas tambang ilegal di Bonehau.

Penangkapan langsung dilakukan di TKP pada Minggu, 3 Mei lalu, sekitar pukul 01.30 Wita,” ungkap Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan.Saat melakukan penggerebekan di lokasi, petugas menemukan aktivitas penambangan sedang berlangsung. Polisi juga berhasil mengamankan satu unit alat berat jenis ekskavator yang digunakan untuk mengeruk material di kawasan hutan tersebut.

Aktivitas ilegal ini diketahui telah beroperasi selama kurang lebih satu bulan sebelum akhirnya ditindak.Kombes Pol Ferdyan menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. “Saat ini masyarakat memiliki kepedulian tinggi untuk menginformasikan aktivitas mencurigakan kepada kami.

Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini,” tambahnya.Kasus di Bonehau ini merupakan rangkaian dari operasi penertiban tambang ilegal yang gencar dilakukan Polresta Mamuju. Sebelumnya, polisi juga telah mengungkap kasus serupa di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Kalumpang.

“Polresta Mamuju berkomitmen penuh untuk melakukan penegakan hukum terhadap seluruh aktivitas penambangan tanpa izin di wilayah hukum kami demi menjaga kelestarian alam dan aturan yang berlaku,” tegas Kombes Pol Ferdyan.

Saat ini, barang bukti telah diamankan dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak lain yang bertanggung jawab atas aktivitas ilegal tersebut.