Kapolresta Mamuju Tegaskan Pelaku Pemukulan Personel Polda Sulbar Saat Demo Telah Diamankan

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju bergerak cepat mengamankan pelaku pemukulan terhadap anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Barat yang sedang melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Kota Mamuju.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, S.I.K., S.H.menegaskan bahwa saat ini terduga pelaku sudah berada di Mapolresta Mamuju untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kami menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi siapapun yang melakukan tindakan anarkis atau kekerasan terhadap aparat penegak hukum yang sedang menjalankan tugas negara. Pelaku pemukulan sudah berhasil kami amankan dan saat ini sedang diperiksa intensif,” ujar Kapolresta Mamuju dalam keterangannya,rabu 03 Juni 2026.

Peristiwa pemukulan tersebut terjadi di tengah-tengah situasi pengamanan aksi demonstrasi yang berlangsung di Mamuju. Korban, yang merupakan personel Polda Sulbar, sedang melakukan pengamanan guna memastikan aksi penyampaian aspirasi berjalan damai dan tertib.

Namun, situasi sempat memanas hingga terjadi tindakan provokatif yang berujung pada penganiayaan fisik terhadap petugas. Berkat kesiapan personel di lapangan dan rekaman bukti yang ada, identitas pelaku segera diketahui dan langsung diringkus oleh Tim Resmob Satreskrim Polresta Mamuju tanpa perlawanan berarti.

Kapolresta Mamuju menyayangkan insiden tersebut dan mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat maupun kelompok mahasiswa yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum agar tetap menjaga kondusivitas.

Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional, namun harus dilakukan tanpa melanggar hukum dan tanpa kekerasan.

Kehadiran Polri di lokasi demonstrasi adalah untuk mengawal dan menjaga keamanan seluruh pihak, termasuk para pendemo itu sendiri.

Polresta Mamuju memastikan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara transparan dan profesional.

Mari kita sama-sama menjaga ketertiban Kota Mamuju. Silakan sampaikan aspirasi dengan cerdas dan damai, tanpa harus dicoreng oleh aksi-aksi premanisme atau kekerasan,” tutup Kapolresta Mamuju.