Zaneth Raodathul Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kadin Sulbar Periode 2026–2031

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Barat resmi memulai babak baru kepengurusan. Zaneth Raodathul terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Sulawesi Barat masa bakti 2026–2031 dalam musyawarah yang berlangsung khidmat di Aula Kediaman H. Muh. Taslim Tammauni.

Zaneth, yang merupakan putri dari mantan Ketua Kadin Sulbar, H. Muh. Taslim Tammauni, berhasil mengantongi dukungan penuh dan bulat dari enam pengurus Kadin Kabupaten se-Sulawesi Barat.

Acara penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum Kadin Pusat, Sarman Simanjuntak, beserta rombongan pengurus pusat, mantan Ketua Kadin Sulbar, serta para ketua dan jajaran pengurus Kadin Kabupaten dari seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Zaneth Raodathul menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas amanah besar yang dititipkan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja demi kemajuan ekonomi daerah.

“Kepercayaan untuk memimpin Kadin Sulbar periode 2026–2031 ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Saya sangat mengharapkan dukungan solid dan kolaborasi erat dari seluruh pengurus kabupaten.

Mari bersama-sama melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Bapak Taslim Tammauni demi satu tujuan mulia: memajukan perekonomian Sulawesi Barat, khususnya dalam memperkuat sektor UMKM dan merangkul seluruh pelaku ekonomi lokal,” ujar Zaneth hangat.

Arahan Strategis Kadin Pusat: Sinergi dan SoliditasPada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Pusat, Sarman Simanjuntak, memberikan ucapan selamat sekaligus memaparkan sejumlah poin strategis demi memperkuat posisi Kadin di daerah.

Sarman menekankan bahwa amandemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang baru kian mempertegas kedudukan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah yang dilindungi undang-undang.

“Kadin Sulbar harus mampu memperkuat peran pengusaha lokal. Jadikan organisasi ini sebagai payung besar yang kokoh bagi seluruh dunia usaha—baik itu BUMN, BUMD, koperasi, hingga sektor swasta nasional,” tegas Sarman.

Lebih lanjut, Sarman juga menitipkan beberapa poin penting untuk kepengurusan baru, di antaranya:Keanggotaan Aktif: Setiap pengurus diwajibkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin yang aktif guna menjamin tertib administrasi dan legalitas keanggotaan.

Koordinasi Berkelanjutan: Pentingnya membangun komunikasi, koordinasi, dan konsultasi secara berkala antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota agar tercipta satu kekuatan kolektif yang solid.

Orientasi Pengurus Kadin Pusat menginstruksikan agar sebelum memulai program kerja, diselenggarakan orientasi bagi pengurus baru pada saat momentum pelantikan agar setiap anggota memahami fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Sarman menutup arahannya dengan optimisme tinggi bahwa di bawah kepemimpinan Zaneth Raodathul, seluruh elemen pengusaha di Sulawesi Barat dapat bersatu padu menyukseskan program-program kerja Kadin selama lima tahun ke depan.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Adapun jadwal resmi pelantikan pengurus Kadin Sulawesi Barat periode 2026–2031 akan diumumkan dan dikoordinasikan lebih lanjut dalam waktu dekat.

Para peserta dan pengusaha yang hadir menaruh harapan besar agar kepemimpinan Zaneth Raodathul mampu menjaga warisan prestasi kepengurusan sebelumnya, sekaligus membawa inovasi segar guna mendongkrak daya saing ekonomi Sulawesi Barat di kancah nasional.

Tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Barat:Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Barat merupakan wadah bagi para pengusaha dan asosiasi bisnis di wilayah Sulawesi Barat.

Kadin berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, membina UMKM, serta menciptakan iklim investasi dan usaha yang kondusif di tanah Malaqbi.