Mediatha.Com,Mamuju—Putra Sulawesi Barat, Hidayat Faturrahman, kembali mengharumkan nama daerah setelah sukses meraih empat penghargaan pada ajang Grand Final World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam. Hidayat berhasil membawa pulang gelar Grand Winner, Best Social Media, 1st Runner Up Best Tourism Video Award, dan Hope Star Award.
Berbagai wastra, seni pertunjukan, destinasi wisata, serta nilai-nilai budaya dari Sulawesi Barat ditampilkan sebagai bagian dari promosi pariwisata dan kekayaan budaya daerah di hadapan peserta dari berbagai negara.
Prestasi Hidayat sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka yang terus mendorong penguatan sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan memperluas promosi potensi Sulawesi Barat ke tingkat global.
Di World Junior Tourism Ambassador 2026 tersebut, pada sesi National Costume, Hidayat tampil mengenakan kain sutra Mandar berwarna biru dengan kostum bertema Blue Ocean Sailors dengan mengenakan kain sutra Mandar. Kostum tersebut melambangkan karakter masyarakat Mandar sebagai pelaut Samudra Biru yang tangguh dan berani.
Pada kompetisi High Fashion with Local Brand, Hidayat mengenakan setelan jas yang dipadukan dengan Wastra Sekomandi, kain khas Kalumpang. Demikian pula ketika tampil pada sesi Formal Wear Competition, Hidayat mengenakan jas glamor hitam.
Pada sesi Traditional Costume, Hidayat mengangkat tema Mamea, Jiwa Laki-Laki Mandar, yang menggambarkan keberanian, kehormatan, dan semangat juang masyarakat Mandar.
Di ajang internasional itu, Hidayat juga menampilkan tarian I Calo Ammana I Wewang saat tampil di sesi Talent Show. Sebuah pertunjukan tari yang menceritakan perjuangan seorang pahlawan Mandar melawan penjajahan Belanda. Penampilan tersebut berhasil memperkenalkan nilai sejarah, budaya, dan karakter masyarakat Mandar kepada para peserta dan dewan juri.
Dalam keterangannya, Senin 03 Agustus 2026, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menyampaikan apresiasi atas prestasi Hidayat yang dinilai tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif bagi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Sulawesi Barat.
“Prestasi yang diraih Hidayat Faturrahman merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Barat. Keberhasilan ini membuktikan bahwa generasi muda kita mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik daerah melalui promosi budaya, wastra, dan pariwisata Sulawesi Barat,” ujar Bau Akram.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membawa citra positif daerah ke panggung dunia.
“Ajang seperti World Junior Tourism Ambassador bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang diplomasi budaya. Ketika Hidayat memperkenalkan Wastra Sekomandi, sutra Mandar, hingga tarian I Calo Ammana I Wewang, sesungguhnya ia sedang memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat dunia,” tambahnya.
Bau Akram berharap capaian Hidayat menjadi motivasi bagi pemuda-pemudi Sulawesi Barat untuk terus mengembangkan potensi, mencintai budaya daerah, serta berani tampil dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Barat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dispoparekraf akan terus hadir memberikan ruang pembinaan bagi putra-putri daerah sehingga mampu tampil di panggung nasional hingga internasional,” tutup Bau Akram.


