Mediatha.Com,Mamuju––Polresta Mamuju meningkatkan pengamanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam wilayah Kota Mamuju, Sulawesi Barat, guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, mencegah potensi penyelewengan, serta menjaga antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Selasa 20 Oktober 2026.
Langkah pengamanan tersebut dilakukan atas arahan Kapolresta Mamuju, Kombes Pol. Ferdyan Indra Fahmi, S.I.K., S.H., dengan menempatkan personel kepolisian di sejumlah SPBU strategis di wilayah Kota Mamuju.
Pengamanan dilaksanakan di SPBU Simbuang dan SPBU Simboro sejak beroperasi pada pukul 06.00 Wita hingga tutup pukul 24.00 Wita. Sementara itu, pengamanan di SPBU Kalimamuju dilaksanakan selama 24 jam, yang ditandai dengan pendirian pos pantau untuk mendukung pemantauan dan pengawasan aktivitas pengisian BBM.
Personel yang diterjunkan berasal dari berbagai fungsi kepolisian, yakni Satuan Samapta, Reserse Kriminal (Reskrim), Intelijen, dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Pelibatan lintas fungsi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengawasan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolresta Mamuju Kombes Pol. Ferdyan Indra Fahmi menegaskan bahwa penempatan personel di sejumlah SPBU merupakan langkah untuk memastikan masyarakat memperoleh BBM sesuai peruntukannya.
Menurutnya, pengamanan tersebut juga bertujuan mengatur antrean kendaraan agar tidak meluber ke badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.
“Personel kami tempatkan di sejumlah SPBU yang ada di Mamuju untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran, mencegah penyelewengan, serta mengatur antrean kendaraan agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi menjadi perhatian penting karena bahan bakar tersebut merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk membantu masyarakat yang berhak menerima manfaatnya. Apabila distribusinya tidak diawasi dengan baik, masyarakat berpotensi mengalami kesulitan memperoleh BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Karena itu, kehadiran personel kepolisian di SPBU diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya penyimpangan distribusi, termasuk praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum dan berdasarkan bukti yang diperoleh.
Selain mengawasi distribusi BBM, personel juga berperan menjaga ketertiban di area SPBU, membantu mengurai antrean kendaraan, serta memastikan aktivitas pengisian bahan bakar berlangsung aman dan lancar. Pengamanan ini sebagai wujud Polisi bersama masyarakat dalam hal menjamin tidak terjadi kelangkaan BBM di Mamuju




