Mediatha.Com,Mamuju—Sebagai bagian penting dari upaya pembinaan karakter, Dit Tahti Polda Sulawesi Barat secara rutin menyelenggarakan kegiatan pembinaan rohani bagi seluruh tahanan. Kali ini, kegiatan berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah di ruang tahanan, Jumat (17/7/26).
Plt. Direktur Tahti Polda Sulbar, Kompol Ferrix Sandhy Anggara, secara khusus mengundang Ustaz Muhammad Rivai, untuk memimpin pelaksanaan ibadah sekaligus menyampaikan tausiyah pembinaan bagi para tahanan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan tidak hanya berfokus pada pengamanan semata, melainkan juga menyentuh aspek batin dan keimanan.
Dalam pesan agama yang disampaikan, Ustaz Muhammad Rivai mengajak para tahanan untuk menjadikan masa penahanan ini sebagai momen untuk berintrospeksi diri, merenungi perbuatan yang telah dilakukan, serta kembali memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama.
Melalui peningkatan keimanan dan ketakwaan, diharapkan setiap individu mampu memetik hikmah dari ujian yang sedang dijalani, berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan dan bertekad kuat berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, serta taat aturan kelak saat kembali ke tengah masyarakat.
Seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan berjalan dengan tertib dan tetap dilaksanakan dengan ketat mematuhi prosedur serta standar pengamanan yang berlaku di lingkungan tahanan.
Plt. Dir Tahti menegaskan, pembinaan rohani ini diselenggarakan secara berkelanjutan karena dianggap sangat krusial.
“Kami ingin para tahanan tidak hanya sekadar menjalani masa tahanan, tetapi juga mendapatkan bekal pemahaman agama, kejernihan hati dan kekuatan mental untuk berubah. Tujuan akhirnya adalah agar mereka siap kembali bermasyarakat sebagai warga negara yang taat hukum dan berbudi luhur,” tuturnya.
Humas Polda Sulbar




