Mediatha.Com,Mamuju—Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) yang berlangsung di berbagai wahana pelayanan kesehatan di Kabupaten Mamuju, Majene, dan Pasangkayu.
Kegiatan evaluasi dan pemantauan pelaksanaan PIDI dan PIDGI periode Februari 2026 dilaksanakan secara daring, Jumat 06 Februari 2026 diikuti oleh para dokter pendamping, wahana rumah sakit dan puskesmas, serta jajaran DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat. Program ini merupakan bagian penting dalam upaya memperkuat layanan kesehatan dasar dan rujukan, khususnya di wilayah-wilayah strategis Sulawesi Barat.
Di Kabupaten Mamuju, pelaksanaan PIDI di RSUD Mamuju, Puskesmas Binanga, dan Puskesmas Kalumpang diikuti oleh delapan dokter internship yang seluruhnya dinyatakan tuntas. Para peserta menunjukkan kinerja sangat baik dengan nilai A (90–100%) pada berbagai aspek pelayanan, mulai dari laporan kasus, tindakan medis, hingga keterampilan pelayanan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, di Kabupaten Majene, tujuh dokter internship yang bertugas di RSUD Majene dan Puskesmas Lembang juga berhasil menuntaskan program dengan capaian kinerja optimal. Mereka aktif dalam pelayanan pasien, presentasi kasus, serta kegiatan promotif dan preventif di masyarakat.
Untuk program PIDGI di Kabupaten Pasangkayu, delapan dokter gigi internship yang ditempatkan di RSUD Pasangkayu, Puskesmas Bambalamotu, dan Puskesmas Pedongga juga seluruhnya dinyatakan tuntas. Selain memberikan pelayanan klinis, para peserta juga aktif melakukan edukasi kesehatan gigi dan mulut, penyuluhan di sekolah, serta kegiatan promotif di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa keberadaan dokter dan dokter gigi internship memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan tenaga medis.
“Penempatan dokter internship ini bukan hanya membantu pelayanan di rumah sakit dan puskesmas, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui program PIDI dan PIDGI, Sulawesi Barat mendapatkan tenaga dokter dan dokter gigi yang terlatih, beretika, dan siap bekerja dalam tim pelayanan kesehatan, sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. (Rls)
Sulbar bersama Kemenkes Lakukan Evaluasi dan Pemantauan Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi

