Mediatha.Com,Mamuju–Wakil Ketua Umum (Wku) Bidang Advokasi dan Hukum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mamuju, Adv. Robert Steven, S.H., memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran panitia pelaksana Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kadin Sulawesi Barat (Sulbar).
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul suksesnya gelaran Musprov V yang berlangsung dengan aman, tertib, dan yang paling utama, berjalan murni di atas koridor aturan organisasi tanpa adanya celah ataupun benturan hukum.
Menurut Robert Steven, menyelenggarakan sebuah forum besar tingkat provinsi yang mempertemukan berbagai kepentingan pelaku usaha bukanlah perkara mudah. Namun, panitia dinilai mampu menunjukkan kinerja profesional yang luar biasa dalam memitigasi segala risiko, termasuk risiko hukum.
“Kami dari Bidang Advokasi dan Hukum Kadin Mamuju sangat mengapresiasi kerja keras panitia Musprov V Kadin Sulbar. Pelaksanaan musyawarah ini berjalan sangat kondusif, transparan, dan yang paling krusial adalah bersih dari benturan hukum.
Segala mekanisme pemilihan dan persidangan telah bersandar penuh pada AD/ART organisasi,” ujar Adv. Robert Steven, S.H. dalam keterangan persnya.
Robert yang juga berprofesi sebagai advokat ini menambahkan, kepatuhan panitia terhadap regulasi internal organisasi (Kadin) dan hukum positif yang berlaku di Indonesia menjadi kunci utama mengapa dinamika forum tetap terjaga dalam batas kedewasaan berorganisasi.
“Ketika aturan main (rule of game) dijalankan secara tegak lurus oleh panitia, maka ruang untuk gugatan atau konflik hukum otomatis tertutup. Ini menjadi preseden dan standar yang sangat baik bagi organisasi ke depan,” imbuhnya.
Dengan selesainya Musprov V ini tanpa ada hambatan legalitas, Kadin Mamuju berharap kepengurusan Kadin Sulbar yang baru dapat segera dilantik dan langsung tancap gas menyusun program kerja.
“Legitimasi hukum dari Musprov ini sangat kuat. Kini saatnya seluruh elemen pengusaha di Sulawesi Barat kembali bersatu, bersinergi dengan pemerintah daerah, dan fokus pada pemulihan serta akselerasi ekonomi pasca-Musprov,” tutup Robert.

