Suhardi Duka Dari Ketua DPRD hingga Gubernur Sulawesi Barat 2025–2030

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Nama Suhardi Duka kini tercatat sebagai Gubernur Sulawesi Barat ke-3 periode 2025–2030. Politikus senior kelahiran Mamuju, 10 Mei 1962 ini bukan sosok baru dalam panggung pemerintahan. Kariernya panjang, dimulai dari birokrasi, legislatif daerah, kepala daerah, hingga DPR RI — sebelum akhirnya kembali ke eksekutif sebagai gubernur.

Dari DPRD ke Bupati Dua Periode

Perjalanan politik Suhardi dimulai sejak bergabung dengan Partai Golkar pada 1989. Ia dipercaya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Mamuju periode 2000–2005 setelah sebelumnya menjabat Wakil Ketua dan Ketua Komisi D.

Pada 2005, ia memenangkan Pilkada dan menjadi Bupati Mamuju. Ia kembali terpilih untuk periode kedua (2010–2015), menjadikannya salah satu figur sentral dalam pembangunan Kabupaten Mamuju selama satu dekade.

Kiprah Nasional di DPR RI

Pada Pemilu 2019, Suhardi maju sebagai calon legislatif dari Partai Demokrat daerah pemilihan Sulawesi Barat dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024. Di Senayan, ia bertugas di Komisi IV yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan.

Ia kembali terpilih pada Pemilu 2024 dengan peningkatan suara signifikan. Namun, ia memilih fokus pada kontestasi Pilgub Sulawesi Barat 2024.

Kemenangan di Pilgub 2024

Dalam Pilkada 2024, pasangan Suhardi Duka–Salim S. Mengga memperoleh 337.512 suara (46,18%), mengungguli tiga pasangan calon lainnya, termasuk petahana Ali Baal Masdar.

Suhardi Duka resmi dilantik sebagai Gubernur Sulawesi Barat oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta.

Latar Pendidikan dan Akademik

Suhardi menyelesaikan studi S1 di FISIP Universitas Hasanuddin (1982–1986). Ia kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Putra Bangsa Surabaya dan menyelesaikan program doktoral di Universitas Airlangga (2012–2014).

Disertasinya mengangkat tema peran pemerintah daerah dalam optimalisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Mamuju — menunjukkan perhatian pada tata kelola pemerintahan berbasis sosial-keagamaan.

Figur Keluarga dan Organisasi

Suhardi dikenal sebagai tokoh keluarga dengan tujuh anak, salah satunya Zulfikar Suhardi yang menggantikannya sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029. Dalam perjalanan politiknya, ia berpindah dari Partai Golkar (1989–2012) ke Partai Demokrat sejak 2012 dan kini menjabat Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat.

Ia juga menerima sejumlah penghargaan, seperti Satyalancana Karya Satya (10 dan 20 tahun), Satyalancana Pendidikan, dan Lencana Melati Gerakan Pramuka.

Babak Baru Kepemimpinan Sulawesi Barat
Kepemimpinan Suhardi Duka di Sulawesi Barat periode 2025–2030 menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah, penguatan sektor pertanian dan kelautan, serta stabilitas politik regional.

Dengan pengalaman legislatif dan eksekutif yang matang, publik menaruh harapan besar agar Sulawesi Barat semakin maju, mandiri, dan berdaya saing di tingkat nasional.