Stop Pelanggaran di Usia Dini, PJR Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Edukasi Tertib Berkendara di Kalangan Pelajar

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Konsistensi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas terus ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat.

Kali ini, personel PJR Ditlantas menyasar kalangan pelajar di MTS Darul Ilmi Sampoang, Sabtu (4/4/26) sebagai bagian dari agenda rutin pengaturan lalu lintas dan edukasi keselamatan.

Kegiatan yang berlangsung di tengah arus lalu lintas siang hari ini tidak hanya fokus pada pengaturan kendaraan yang melintas, tetapi juga menjadi momentum bagi petugas untuk memberikan teguran simpatik dan edukasi langsung kepada para siswa yang menggunakan kendaraan roda dua.

Teguran Humanis untuk Keselamatan
Dalam kegiatan tersebut, personel PJR mendapati sejumlah siswa yang masih kurang memperhatikan aspek keselamatan, seperti penggunaan helm yang tidak standar atau kelengkapan kendaraan lainnya. Bukannya memberikan sanksi kepada pelanggar, petugas lebih mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan teguran lisan yang edukatif.

Pada kesempatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai risiko fatalitas kecelakaan jika mengabaikan aturan, terutama pentingnya helm sebagai pelindung kepala utama saat berkendara.

Pesan dari Kasat PJR Ditlantas Polda Sulbar
Ps. Kasat PJR Ditlantas Polda Sulbar, Kompol Adriyan Fredrick Kopong, menegaskan bahwa edukasi di lingkungan sekolah seperti MTS Darul Ilmi Sampoang adalah langkah preventif yang sangat krusial.

“Pelajar tingkat menengah adalah kelompok usia yang rentan. Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menanamkan disiplin sejak dini. Kami ingin mereka sadar bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan karena takut pada petugas, tapi karena sayang pada nyawa sendiri,” tutur Kompol Adriyan.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sulbar berharap pihak sekolah dan orang tua juga ikut berperan aktif dalam mengawasi anak-anak mereka saat membawa kendaraan. Sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Barat, khususnya yang melibatkan kalangan remaja.

Humas Polda Sulbar