Mediatha.Com,Polman—Kemeriahan menyelimuti Pelataran Pasar Tinambung pada Sabtu malam (11/4/2026). Hari pertama pelaksanaan Pasar Malam Rakyat (PMR) tidak hanya menyuguhkan hiburan dan jajanan, tetapi juga menghadirkan oase literasi melalui layanan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat.
Sejak dibuka pukul 19.00 WITA, armada mobil perpustakaan keliling langsung dipadati oleh pengunjung. Mulai dari anak-anak yang antusias berebut buku cerita hingga orang dewasa yang mencari referensi bacaan, semuanya tampak memadati area baca di ruang terbuka tersebut.
*Mengoptimalkan Ruang Publik dan Ekspresi Budaya*
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Perpusip Sulbar dengan Panitia Pelaksana Program Pemanfaatan Ruang Publik PMR. Salah satu tujuan utama dari inisiatif ini adalah mengoptimalkan ruang publik sebagai wadah ekspresi dan interaksi budaya masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar.
Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya masif mendukung program Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).
Melalui konsep ini, pasar tidak lagi hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi bertransformasi menjadi pusat kegiatan sosial yang edukatif dan kultural.
*Ragam Kegiatan Pasar Malam Rakyat*
Selain layanan perpustakaan keliling, masyarakat disuguhi berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan unsur tradisional dan modern, antara lain:
• Literasi & Kuliner: Pameran Buku, Pameran Kuliner khas Mandar, dan pemutaran film melalui Layar Tancap.
• Seni Tradisi: Pertunjukan Kesenian Tradisi Mandar yang memukau.
• Seni Modern: Pementasan kesenian modern oleh talenta lokal.
• Pemikiran Budaya: Orasi Kebudayaan yang menggugah semangat literasi.
• Diskusi Interaktif: Talk Show Budaya yang mencakup diskusi film, diskusi buku, hingga diskusi publik.
Kabid Layanan dan Pengembangan Bahan Pustaka Perpusip Sulbar, Suryani, menyatakan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa di malam pembukaan ini.
“Kami sangat senang melihat respons masyarakat Tinambung. Kehadiran perpustakaan keliling di tengah keramaian pasar malam ini adalah upaya kami untuk ‘jemput bola’. Kami ingin menunjukkan bahwa literasi bisa hadir di mana saja, termasuk di ruang publik seperti ini. Ini bukan sekadar membaca, tapi bagian dari pemberdayaan masyarakat melalui akses informasi serta penguatan interaksi budaya,” ujar Suryani.
*Informasi Kunjungan*
Layanan ini masih akan berlangsung hingga besok malam untuk melayani warga Polewali Mandar dan sekitarnya:
• Hari/Tanggal: Sabtu – Minggu, 11 – 12 April 2026
• Waktu: 19.00 – 23.00 WITA
• Lokasi: Pelataran Pasar Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.
Masyarakat diajak untuk hadir tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk membaca, berdiskusi, dan merayakan kekayaan budaya Mandar dalam satu ruang publik yang inklusif. (Rls)

