Mediatha.Com,Mamuju––Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Provinsi Esports Indonesia (ESI) Sulawesi Barat. Pertemuan strategis ini membahas kolaborasi dalam merangkul generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan teknologi masa kini, Kamis (1/10/26) di ruang tamu Kapolda.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulbar menyoroti realitas sosial di mana gawai handphone telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari anak muda.
“Anak-anak zaman sekarang, ketika bangun tidur yang pertama kali dicari adalah handphone. Hampir seluruh aktivitas sehari-hari mereka tidak lepas dari penggunaan teknologi,” tutur Kapolda.
Menurut Kapolda, ketergantungan Gen Z terhadap teknologi bersifat netral, tergantung pada pemanfaatannya. Jika diarahkan untuk hal-hal positif, teknologi akan membawa dampak yang luar biasa, terlebih di era sekarang di mana informasi dapat diperoleh dalam hitungan detik.
Namun, kemudahan ini membawa tantangan tersendiri, terutama terkait kondisi mental dan penurunan kemampuan bersosialisasi pada anak muda. Menanggapi hal tersebut, Kapolda menekankan bahwa pengawasan dari luar saja tidak lagi cukup.
“Kalau hanya diawasi tetapi tidak ada perubahan dalam pola pikir dan perilakunya, maka tidak akan terjadi perubahan yang berarti. Karena itu, yang paling penting adalah membangun kesadaran dari dalam diri mereka sendiri,” tegas Kapolda.
Sebagai bagian dari tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolda meminta jajarannya untuk mengubah cara berkomunikasi saat mengedukasi Gen Z. Ia menginstruksikan Ditreskrimsus, Ditintelkam dan Ditlantas untuk menunjuk personel yang memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik, termasuk mengoptimalkan peran Polwan yang komunikatif.
“Tugas kita harus dimulai dengan memahami mereka melalui pertanyaan ‘kenapa?’. Kepada personel yang ditunjuk, saya tekankan agar ketika berbicara dengan Gen Z, jangan merasa berada di atas mereka. Hindari kesan menggurui,” tambahnya.
Sinergi antara Polda Sulbar dan ESI Sulbar ini akan langsung diimplementasikan dalam waktu dekat. Perwakilan ESI Sulbar mengungkapkan rencana kolaborasi yang membidik para pelajar sebagai agen perubahan digital.
“Dalam waktu dekat, tepatnya pada hari Sabtu, kami akan melaksanakan kegiatan besar dengan melibatkan anak-anak sekolah, khususnya siswa kelas 3 SMA. Peserta yang ditargetkan hadir kurang lebih sebanyak 300 orang,” ungkap pengurus ESI Sulbar.
Pihak ESI Sulbar juga berharap adanya dukungan penuh, khususnya dalam hal pembiayaan dan fasilitas, agar agenda strategis edukasi dan pengembangan bakat muda di Sulawesi Barat ini dapat berjalan dengan lancar dan mencapai sasaran yang optimal.
Humas Polda Sulbar


