Mediatha.Com,Mamuju—Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) guna mempercepat peningkatan kualitas rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kepala Dinas Perkimtanhub Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, kembali memimpin rapat Tim Persiapan Percepatan Program BSPS, Kamis (23/7).
Rapat berlangsung di Kantor Dinas Perkimtanhub Sulbar. Pertemuan yang diikuti oleh tim teknis tersebut difokuskan pada pembahasan progres persiapan pelaksanaan program, mulai dari validasi data calon penerima manfaat, kesiapan administrasi, hingga penyelarasan tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, mengatakan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memastikan tidak ada kendala yang dapat menghambat pelaksanaan Program BSPS di Sulawesi Barat. Menurutnya, koordinasi yang kuat menjadi faktor penting agar setiap proses dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Program BSPS merupakan salah satu program prioritas yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang, mulai dari aspek administrasi, teknis, hingga kesiapan di lapangan. Kami ingin memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung tepat waktu,” ujar Maddareski.
Ia menjelaskan, Program BSPS tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui konsep swadaya. Dengan demikian, masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat berkontribusi dalam proses pembangunan maupun rehabilitasi rumah sehingga hasilnya lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Maddareski menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Program BSPS sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, tim teknis, pendamping, maupun instansi terkait lainnya. Oleh karena itu, setiap pihak diminta untuk menjalankan tugasnya secara optimal serta menjaga komunikasi dan koordinasi yang intensif selama proses pelaksanaan berlangsung.
Selain membahas kesiapan teknis, rapat juga mengevaluasi sejumlah tahapan yang telah dilaksanakan sebagai bahan penyempurnaan sebelum program memasuki tahap implementasi. Berbagai masukan dari tim menjadi perhatian untuk memastikan pelaksanaan BSPS nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Maddareski, percepatan pelaksanaan Program BSPS merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat. Program ini diharapkan mampu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Barat.
“Harapan kami, seluruh proses persiapan dapat segera dituntaskan sehingga pelaksanaan Program BSPS dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, target yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal,” tutup Maddareski.



