Pengukuhan Ibunda Guru se-Sulbar, Harsinah Suhardi Tekankan Pendidikan Berbasis Kasih Sayang

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju— Ibunda Guru Provinsi Sulawesi Barat, Harsinah Suhardi, mengukuhkan Ibunda Guru Kabupaten se-Sulawesi Barat pada kegiatan yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene, Jumat, 15 Mei 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, pengurus PGRI tingkat provinsi dan kabupaten, serta para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai daerah di Sulbar.

Istri Gubernur Sulbar, Suhardi Duka itu menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran Ketua Umum PB PGRI di Sulawesi Barat. Ia menyebut momentum pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam memuliakan profesi guru.

“Keberadaan Ibunda Guru mencerminkan pencerahan yang lahir dari kasih sayang, bukan sekadar otoritas intelektual,” ujar Harsinah.

Menurutnya, Ibunda Guru bukan hanya sebuah gelar, tetapi amanah untuk menjadi pelita pendidikan, sosok pengayom, serta figur yang memiliki kepedulian terhadap masa depan dunia pendidikan.

Ia menilai pendidikan yang hakiki lahir dari sentuhan kasih, kesabaran, dan integritas yang kuat dalam mendampingi generasi muda.

Pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten se-Sulawesi Barat ini juga disebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi berbagai komponen pendidikan di daerah, sekaligus mempererat dukungan terhadap tugas mulia seorang guru.

Sebagai bagian dari keluarga besar PGRI, Harsinah mengatakan organisasi tersebut lahir dari semangat kekeluargaan, profesionalisme, dan perjuangan untuk memajukan pendidikan Indonesia yang merdeka, berkualitas, dan berkarakter.

“Sulawesi Barat membutuhkan guru-guru yang tidak hanya cakap secara pedagogis, tetapi juga matang secara emosional, spiritual, dan sosial,” katanya.

Kepada para Ibunda Guru yang dikukuhkan, Harsinah menitipkan amanah agar terus memberikan dukungan moral, motivasi, dan bimbingan kepada para guru di tingkat kabupaten.

Selain itu, mereka juga diharapkan menjadi figur teladan yang mampu menginspirasi para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam mendidik.

Harsinah juga mengajak seluruh pimpinan dinas pendidikan, pengurus PGRI, dan seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang mendukung kesejahteraan guru dan pengembangan kompetensi berkelanjutan.

Menurutnya, ketika guru dihargai, dilindungi, dan diberikan ruang untuk berkembang, maka fondasi peradaban Sulawesi Barat yang maju dan malaqbi akan semakin kuat.

Ia berharap pengukuhan tersebut menjadi awal langkah nyata yang lebih kolaboratif dan bermakna bagi masa depan pendidikan di seluruh wilayah Sulawesi Barat.

“Semoga pengabdian kita menjadi ibadah, ilmu yang kita sebarkan menjadi amal jariyah, dan generasi yang kita didik menjadi penyejuk bagi nusa dan bangsa,” tutupnya. (Rls)