Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Sulbar Bahas Penguatan PAD Bersama PT Jasa Raharja

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan PT Jasa Raharja Perwakilan Mamuju dalam rangka membahas penguatan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bapenda Sulbar, Selasa, 13 Januari 2026.

Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Mamuju, Rusmin, sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dalam upaya peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dan sumber pendapatan terkait lainnya.

Rombongan PT Jasa Raharja Perwakilan Mamuju diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Sulbar, Muhammad Saleh, Plt. Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Gaffar, serta Pejabat Fungsional Analis Keuangan Pusat dan Daerah (AKPD) Ahli Muda, Syamsul Arifin.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan PAD. Di antaranya rencana pemassifan layanan Samsat Keliling (Samkel) di setiap kabupaten se-Sulawesi Barat guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, penguatan regulasi domisili kendaraan bermotor yang mewajibkan wajib pajak untuk melakukan pendaftaran setelah kendaraan berdomisili selama 90 hari, serta pembahasan penetapan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Tahun 2026.

Plt. Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Sulbar, Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa sinergi dengan PT Jasa Raharja memiliki peran penting dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah secara berkelanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi bersama untuk memastikan potensi penerimaan daerah dapat tergarap secara maksimal, dengan tetap mengedepankan kemudahan layanan, kepastian hukum, serta transparansi dalam pengelolaan pendapatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan komitmen Bapenda Sulbar untuk terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam rangka meningkatkan PAD.

“Penguatan PAD tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja kolaboratif, penguatan regulasi, serta inovasi layanan seperti perluasan Samsat Keliling. Sinergi dengan PT Jasa Raharja menjadi salah satu kunci dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun langkah konkret dan kesepahaman bersama antara Bapenda Sulbar dan PT Jasa Raharja dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Barat. (Rls)