Kasus Kekerasan Seksual di Mamuju Dari 15 Pelaku 5 Tersangka Ditahan, Korban Trauma dan Hamil 4 Bulan

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Polresta Mamuju terus mendalami kasus dugaan kekerasan seksual berulang yang menimpa seorang perempuan muda di wilayah tersebut. Dari hasil penyelidikan terbaru, polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Kapolres Mamuju, Kombes Pol. Ferdyan Indra Fahmi, dalam keterangannya menjelaskan bahwa total terduga pelaku yang berhasil diidentifikasi mencapai 15 orang.

“Dari pemeriksaan, lima orang dewasa telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini resmi ditahan. Sementara itu, 10 pelaku lainnya yang masih di bawah umur diproses hukum namun tidak ditahan, sesuai dengan ketentuan peradilan anak,” ujar Kombes Pol. Ferdyan.

Lebih lanjut, pihak kepolisian membeberkan fakta memilukan mengenai kondisi korban. Saat ini, korban diketahui tengah hamil sekitar empat bulan akibat perbuatan keji para pelaku. Selain kondisi fisik, korban juga mengalami trauma mendalam akibat ancaman dan kekerasan fisik yang diterimanya.

Berdasarkan penyelidikan, aksi bejat tersebut dilakukan di sedikitnya empat lokasi berbeda di Mamuju, yakni rumah korban, area sekitar rumah korban, sebuah kamar kos terduga pelaku, dan kawasan Jalan Andi Makkasau. Para pelaku menghadang korban, memaksanya masuk ke kendaraan, serta memberikan ancaman dan kekerasan fisik hingga korban tak berdaya.

Identitas korban, serta para pelaku yang masih di bawah umur, dirahasiakan oleh pihak kepolisian demi menjaga privasi dan kepentingan perlindungan anak.

Para tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) serta pasal-pasal terkait lainnya, dengan ancaman hukuman maksimal mencapai 12 tahun penjara.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Selain proses hukum, pihak kepolisian juga memastikan adanya upaya pendampingan dan pemulihan psikologis bagi korban untuk memulihkan trauma yang dialaminya.

No More Posts Available.

No more pages to load.