Mediatha.Com,Polman––Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawaesi Barat bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan bertajuk “Pengembangan Soft Skill UMKM Perempuan” di Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini secara khusus menyasar para pelaku usaha perempuan yang berstatus Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Darmawati Ansar, S.Pi., M.M., hadir langsung sebagai pemateri dan memberikan arahan mengenai krusialnya peran serta pemberdayaan perempuan dalam penopang ekonomi keluarga maupun masyarakat.
“Pemberdayaan Perempuan adalah upaya untuk memberikan akses dan kontrol terhadap sumber daya ekonomi, politik, dan sosial budaya. Tujuannya adalah agar perempuan dapat mengatur diri sendiri, meningkatkan rasa percaya diri, serta berperan aktif dalam memecahkan masalah dan membangun masyarakat,” tegas Hj. Darmawati dalam sambutannya.
Ia juga mengutip Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI No. 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Pembangunan Industri Rumahan. Regulasi ini menjadi landasan penting dalam menggenjot kesejahteraan keluarga berbasis pemberdayaan potensi perempuan.
Sejalan dengan lima arahan strategis Presiden kepada KemenPPPA—yang mencakup peningkatan kewirausahaan perempuan, pengasuhan anak, penurunan kekerasan, penanganan pekerja anak, hingga pencegahan perkawinan anak—fokus pelatihan ini diarahkan pada penguatan kapasitas ekonomi PEKKA.
Hj. Darmawati menerangkan bahwa kelompok PEKKA menduduki posisi rentan sehingga membutuhkan intervensi pemberdayaan yang tepat sasaran. Kriteria PEKKA mencakup perempuan yang mengalami cerai hidup, cerai mati, memiliki suami yang sakit permanen atau tidak bekerja, serta perempuan korban KDRT yang ditelantarkan.
Melalui pembekalan soft skill wirausaha ini, diharapkan para perempuan kepala keluarga di Sulawesi Barat dapat semakin mandiri secara ekonomi, tangguh dalam mengelola usaha mikro, dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya.



