Mediatha.Com,Mamuju—Dalam rangka mendukung Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Plt. Sekretaris, Faika Kadriana Ishak dan Plt. Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten Abd. Kuddus menghadiri Rapat Konsolidasi Program Prioritas yang diselenggarakan oleh Kantor GTK Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Aula Rapat Lantai II Kantor GTK Sulbar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang sebelumnya dilaksanakan di Depok, Provinsi Jawa Barat, pada 9–11 Februari 2026. Rapat konsolidasi tersebut bertujuan untuk menyelaraskan dan menyatukan pemahaman terkait sinergi pengembangan serta peningkatan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
Rapat ini melibatkan para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Untuk memastikan keselarasan kebijakan pendidikan antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang memaparkan Program dan Kegiatan Tahun 2026.
Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Plt. Sekretaris BPKAD Sulbar, Faika Kadriana Ishak, menyampaikan bahwa keikutsertaan BPKAD dalam kegiatan ini memiliki peran strategis, khususnya dalam memastikan dukungan kebijakan penganggaran dan pengelolaan keuangan daerah berjalan selaras dengan prioritas pembangunan sektor pendidikan.
“BPKAD memiliki fungsi strategis dalam menjamin ketersediaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel untuk mendukung program prioritas pendidikan. Melalui forum ini, kami dapat memastikan bahwa perencanaan program peningkatan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan selaras dengan kebijakan fiskal daerah serta mendukung pencapaian target kinerja pemerintah provinsi,” ujar Faika.
Ia menambahkan, penguatan kompetensi GTK tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Oleh karena itu, sinergi lintas perangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi serta berorientasi pada hasil.
Melalui partisipasi aktif dalam rapat konsolidasi ini, BPKAD Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan strategis pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar pendidikan demi terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan berdaya saing. (Rls)

