Mediatha.Com,Mamuju—-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak seluruh pelaku usaha di wilayah ditiupkan semangat gotong royong dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Momentum ini dinilai krusial untuk memperkuat sinergi antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat demi mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.
Ketua Umum Kadin Sulbar Zaneth Raodathul Djannah, menyatakan bahwa Pancasila bukan sekadar jargon historis, melainkan fondasi kokoh dalam menjalankan roda perekonomian yang berkeadilan. Sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” harus menjadi kompas utama bagi para pelaku usaha di Sulawesi Barat.
Pancasila adalah fondasi ekonomi kita. Dalam konteks dunia usaha di Sulbar, mengamalkan Pancasila berarti membangun ekosistem bisnis yang inklusif. Pengusaha besar merangkul UMKM, dan bersama-sama kita mengelola potensi lokal seperti sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan untuk kesejahteraan masyarakat Sulbar,” ujarnya.
Kadin Sulbar menekankan tiga poin penting dalam pemaknaan Hari Lahir Pancasila bagi iklim usaha di Sulawesi Barat:
Mengikis praktik monopoli dan mendorong kemitraan strategis antara korporasi besar dengan pelaku usaha lokal serta UMKM di 6 kabupaten se-Sulbar. Mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah (seperti sawit, kakao, dan kopi) agar nilai tambahnya dinikmati langsung oleh masyarakat Sulbar, bukan hanya keluar sebagai bahan mentah.
Membuka ruang investasi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja lokal serta kelestarian lingkungan hidup.
Kadin Sulbar juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang terus mempermudah iklim investasi. Menurutnya, sinergi yang harmonis antara “triple helix” Pemerintah, Pengusaha, dan Akademisi adalah wujud nyata dari pengamalan sila-sila Pancasila dalam pembangunan daerah.
“Tantangan ekonomi ke depan tidak mudah, mulai dari ketidakpastian global hingga isu ketahanan pangan. Namun, dengan semangat gotong royong yang diwariskan oleh para pendiri bangsa dalam Pancasila, kami optimistis Sulawesi Barat mampu tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur,” tutup Ketua Kadin Sulbar.

