Mediatha.Com,Mamuju—Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat, Kain Lotong Sembe, didampingi Tim Kerja Pengelolaan Data dan Tim Kerja Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (DALAK), menerima kunjungan koordinasi dari DPMPTSP Kabupaten Polewali Mandar, Senin (27/7/2026).
Pertemuan di Kantor DPMPTSP Sulbar tersebut membahas tata cara pengelolaan data penanaman modal serta koordinasi terkait penyusunan dan pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data investasi serta optimalisasi pelaksanaan pelaporan LKPM. Melalui diskusi dan berbagi pengalaman, kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis, mulai dari pengumpulan data, validasi, hingga penyusunan laporan yang akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penguatan koordinasi tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang terus mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, pelayanan publik yang berkualitas, serta penguatan iklim investasi di Sulawesi Barat. Sinergi antarperangkat daerah diharapkan mampu mendukung penyediaan data investasi yang akurat sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe menyambut baik kunjungan koordinasi tersebut. Menurutnya, pengelolaan data penanaman modal yang baik dan pelaporan LKPM yang tepat waktu merupakan salah satu kunci dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan terpercaya.
“Koordinasi seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan data investasi. Dengan data yang valid dan pelaporan LKPM yang berkualitas, kita dapat menghasilkan informasi yang menjadi dasar dalam perumusan kebijakan serta memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan investasi di Sulawesi Barat,” ujar Kain Lotong Sembe.
Selain membahas tata cara pengolahan data, pertemuan juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaporan LKPM, sekaligus mencari solusi dan langkah-langkah strategis agar proses pelaporan oleh pelaku usaha dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Melalui koordinasi ini, DPMPTSP Sulbar berharap hubungan kerja sama dengan DPMPTSP Kabupaten Polewali Mandar semakin erat, sehingga tercipta kesamaan pemahaman dalam pengelolaan data investasi dan pelaksanaan LKPM. Sinergi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan penanaman modal serta mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat.



