Mediatha.Com,Mamuju—Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP) yang diketua oleh Kepala Dinas Perkebunan Muh. Faizal Thamrin sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Analisa Kebutuhan Pelatihan dan Sosialisasi Teknis serta Administrasi Program SDM Perkebunan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Senin (13/7) di Ruang Rapat Lantai II Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas Tenaga Teknis Lapangan Provinsi, Tim SDMP Kabupaten Mamuju, dan Tim SDMP Kabupaten Pasangkayu. Bimtek dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas perencanaan kebutuhan pelatihan serta menyamakan pemahaman mengenai aspek teknis dan administrasi pelaksanaan Program Pengembangan SDM Perkebunan di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Pada sesi pagi yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WITA, peserta mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Analisa Kebutuhan Pelatihan. Materi disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas, Tulus Tri Margono, yang membahas pelaksanaan Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Tahun 2026 untuk komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab mengenai kebutuhan pelatihan yang menjadi prioritas di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Pasangkayu.
Memasuki sesi siang mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Teknis dan Administrasi Program SDMP yang berfokus pada penguatan pemahaman teknis, tata kelola administrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan program secara efektif dan akuntabel.
Ketua Tim Pengembangan SDMP Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap program peningkatan kapasitas sumber daya manusia perkebunan disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
“Analisa kebutuhan pelatihan menjadi fondasi penting dalam menghasilkan program pengembangan SDM yang tepat sasaran. Dengan dukungan tata kelola administrasi yang baik serta koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten, kami optimistis kualitas SDM perkebunan Sulawesi Barat akan semakin profesional, produktif, dan mampu meningkatkan daya saing sektor perkebunan,” ujar Faizal Thamrin.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, untuk mewujudkan “Sulawesi Barat yang Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing”, melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi daerah berbasis komoditas perkebunan.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, berhasil diidentifikasi berbagai kebutuhan pelatihan yang relevan bagi SDM perkebunan di tingkat provinsi dan kabupaten, tercapai kesepahaman mengenai aspek teknis dan administrasi pelaksanaan program, serta semakin diperkuat koordinasi lintas wilayah dalam mendukung keberhasilan Program Pengembangan SDM Perkebunan di Sulawesi Barat.




