Mediatha.Com,Mamuju—Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Ilham, menerima kunjungan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Barat di ruang kerjanya pada Senin, 3 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko (MRI) di lingkungan Dinas ESDM Sulbar.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi dan asistensi BPKP kepada perangkat daerah dalam rangka peningkatan maturitas SPIP terintegrasi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Sebelumnya, BPKP juga telah melakukan berbagai pendampingan teknis penilaian maturitas SPIP yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulbar. SPIP terintegrasi sendiri merupakan instrumen strategis yang menggabungkan pengendalian intern, manajemen risiko, dan upaya pencegahan korupsi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Kepala Bidang Minerba, Ilham, menyampaikan bahwa koordinasi dengan BPKP merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses di bidang pertambangan, khususnya terkait perizinan IUP, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan terkelola dengan baik dari sisi risiko.
“Kami di Bidang Minerba sangat mengapresiasi pendampingan yang dilakukan oleh BPKP. Koordinasi ini penting untuk memastikan bahwa seluruh proses perizinan dan pengawasan di sektor pertambangan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan penguatan SPIP dan manajemen risiko, kami berharap tata kelola pertambangan di Sulawesi Barat semakin baik dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Ilham.
- Hal ini sejalan dengan upaya Dinas ESDM dalam memperkuat tata kelola perizinan sektor pertambangan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sebagaimana yang telah dikoordinasikan sebelumnya dengan BPKP pada Juli 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas ESDM Sulbar untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat.




