Mediatha.Com,Mamuju––Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat komitmen tata kelola digital dengan mengikuti kegiatan Coaching Clinic Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat ini berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, bertempat di Ruang Konsultasi Kantor Inspektorat Sulbar.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas ESDM Sulbar diwakili oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian, Andi Dian Dwi Epimadya, bersama Tim SPBE Dinas ESDM Sulbar, Gilang Ananda Putra. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan Indikator 9 SPBE tentang Manajemen Risiko, yang menjadi salah satu tolok ukur penting dalam penilaian implementasi SPBE di instansi pemerintahan.
Coaching clinic ini berfokus pada pemberian penjelasan teknis serta pendampingan dalam merumuskan dan menyusun dokumen manajemen risiko SPBE, meliputi Risk Register SPBE, Dokumen Rencana Penanganan Risiko SPBE, dan Laporan Monitoring Risiko SPBE. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pedoman Manajemen Risiko SPBE.
Andi Dian Dwi Epimadya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi perangkat daerah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mengelola risiko SPBE secara sistematis dan terukur.
Ia juga memaparkan beberapa risiko utama yang telah diidentifikasi di lingkungan Dinas ESDM Sulbar, mencakup risiko kebakaran akibat penataan jalur kelistrikan, risiko bencana alam, serta risiko sistem informasi seperti gangguan jaringan dan kurangnya koordinasi pengelolaan data.
Sementara itu, Gilang Ananda Putra selaku Tim SPBE Dinas ESDM Sulbar mengikuti sesi pendampingan teknis terkait penyusunan dokumen manajemen risiko yang aplikatif dan sesuai standar yang ditetapkan. Keikutsertaan Tim SPBE diharapkan dapat mempercepat pemenuhan evidence Indikator 9 SPBE di lingkungan Dinas ESDM Sulbar.
Kegiatan coaching clinic ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, Dinas ESDM Sulbar berkomitmen untuk terus berbenah dalam memperkuat pengelolaan risiko berbasis elektronik, yang menjadi fondasi dalam menciptakan layanan publik yang lebih aman, efisien, dan terpercaya.




