Mediatha.Com,Mamuju—Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mengintensifkan edukasi dan literasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Salah satunya dengan mengikuti Dialog Interaktif “Tanggap Bencana” yang diselenggarakan RRI Mamuju mengusung tema “Musim Kemarau, Saatnya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan”, pada Rabu 22 Juli 2026.
Dalam dialog tersebut, Ririn Handayani, selaku Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Menular DKPPKB Sulawesi Barat, hadir sebagai narasumber untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai risiko kesehatan yang meningkat selama musim kemarau serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul pada musim kemarau, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare akibat keterbatasan air bersih, serta penyakit menular lainnya. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, menjaga kualitas air minum, serta segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan kesehatan.
Kegiatan dialog interaktif ini menjadi bagian dari upaya DKPPKB Sulawesi Barat dalam memperluas jangkauan komunikasi, informasi, dan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui media penyiaran publik, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat diterima secara lebih luas dan cepat.
Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk radio, media digital, dan media sosial.
“Masyarakat yang memiliki pengetahuan yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pada musim kemarau. Karena itu, kolaborasi dengan media seperti RRI menjadi bagian penting dalam memperkuat promosi kesehatan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Panca Daya ke-3 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yaitu Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter, melalui penguatan literasi kesehatan, kesiapsiagaan masyarakat, dan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk mewujudkan Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.


