Mediatha.Com,Mamuju—Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Maddareski Salatin, bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulbar, mengadakan dialog interaktif di RRI Mamuju, Senin (2/3).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya koordinasi dan sosialisasi persiapan arus mudik agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM), yang menekankan pentingnya keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, khususnya menjelang musim mudik Lebaran.
Dalam dialog tersebut, Maddareski Salatin menyampaikan bahwa persiapan mudik tidak hanya menyangkut kelancaran lalu lintas, tetapi juga aspek kesehatan dan keamanan para pemudik. Ia menekankan pentingnya masyarakat memastikan kendaraan yang digunakan layak jalan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, mulai dari rem, lampu, hingga kelengkapan surat-surat. Jangan sampai perjalanan terganggu karena kendaraan tidak siap,” ujar Maddareski.
Ia juga mengingatkan agar pengendara tidak memaksakan diri berkendara saat lelah dan selalu memanfaatkan Posko Terpadu maupun rest area untuk beristirahat.
Selain fasilitas istirahat, Maddareski menyebutkan adanya pos pengamanan dan pos pemeriksaan kesehatan yang tersebar di jalur mudik.
Pos-pos ini berfungsi untuk memberikan layanan medis, memeriksa kondisi kesehatan pemudik, dan menjaga keamanan di sepanjang perjalanan.
“Kami menyiapkan tim kesehatan untuk pemeriksaan cepat dan tim keamanan bekerjasama dengan kepolisian agar setiap jalur mudik terpantau secara optimal,” tambahnya.
Maddareski juga menegaskan kolaborasi antara Perkimtanhub, kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya sangat penting dalam pengawasan arus mudik.
Operasi terpadu ini mencakup pengaturan lalu lintas, penegakan disiplin berkendara, hingga bantuan darurat bagi pemudik.
Ia menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan angkutan resmi dan terpercaya, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Keselamatan dan kesehatan pemudik adalah prioritas utama. Jangan mengambil risiko yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Manfaatkan fasilitas yang ada, patuhi aturan, dan nikmati perjalanan dengan nyaman dan aman,” tegas Maddareski menutup dialog interaktif.
Dengan langkah-langkah ini, Pemprov Sulbar berharap arus mudik Lebaran 1447 H dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman mudik yang nyaman bagi seluruh masyarakat Sulbar. (Rls)

