Mediatha.Com,Mamuju—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pengembangan Aparatur, Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan melaksanakan Penjelasan Teknis Pemutakhiran Data SI-ASN sebagai Data Dukung Penerapan Manajemen Talenta, Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dan dihadiri oleh Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, para Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bidang Pengembangan ASN, Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan, Rini Lukita Sari, serta para Pejabat Administrator Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Penjelasan teknis ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada seluruh perangkat daerah terkait pemutakhiran serta kelengkapan data dukung SI-ASN, yang menjadi fondasi penting dalam percepatan penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Hal tersebut sejalan dengan Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menegaskan bahwa mulai tahun 2026 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan menerapkan sistem merit berbasis manajemen talenta dalam proses promosi dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa tingkat akurasi data ASN dalam sistem MyASN masih menjadi tantangan, mengingat masih banyak ASN yang belum melakukan pembaruan data secara berkala.
“Setelah kita pelajari data di MyASN, masih terlihat banyak ASN yang belum meng-update data mereka. Akibatnya, data ASN belum sepenuhnya akurat dan hal ini berdampak langsung pada penerapan manajemen talenta,” ujar Junda.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, menegaskan bahwa kualitas data ASN merupakan faktor kunci dalam keberhasilan implementasi manajemen talenta.
“Pemutakhiran data SI-ASN bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi menjadi dasar dalam memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN secara objektif untuk mendukung pengembangan karier yang berbasis merit,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD dapat memahami secara menyeluruh pentingnya akurasi dan kelengkapan data ASN, sehingga implementasi Manajemen Talenta ASN dapat berjalan secara optimal, terukur, dan berkelanjutan.
BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus mendorong penguatan sistem manajemen ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. (Rls)

