Mediatha.Com,Mamuju—Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan keramaian warga di sekitar Anjungan Pantai Manakarra akibat dibukanya secara resmi rangkaian kegiatan Festival Rakyat Nusantara Tahun 2026 yang juga diisi ribuan stan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat langsung mengerahkan seluruh kekuatan personel secara maksimal.
Langkah ini diambil secara khusus guna mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang serta mencegah potensi kecelakaan lalu lintas di sepanjang ruas jalan akses menuju lokasi acara.
Sejak sore hari hingga malam hari, Kamis (9/7/26) terlihat para personel Polantas Ditlantas Polda Sulbar berdiri tegak dan sigap bertugas di setiap titik strategis. Mereka tidak hanya disebar di sepanjang pinggiran jalan menuju kawasan pantai, namun seluruh perempatan jalan poros utama Kota Mamuju juga dijadikan fokus utama pengaturan arus.
Setiap petugas mengarahkan laju kendaraan dengan gerakan yang teratur, membagi jalur, serta mengatur waktu henti dan jalan agar arus lalu lintas dari segala arah tetap berjalan beriringan, tertib dan tidak saling bertemu yang memicu penyumbatan panjang.
Selain mengatur arus kendaraan roda dua maupun roda empat, personel di lapangan juga sekaligus mengarahkan tempat parkir agar tidak memakan badan jalan, serta menyampaikan himbauan singkat kepada pengendara agar tetap mematuhi rambu dan petugas, tidak memotong antrean, serta selalu waspada mengingat jumlah pejalan kaki yang jauh lebih banyak dari hari‑hari biasa.
Diketahui, lokasi Anjungan Pantai Manakarra yang menjadi pusat perhelatan akbar ini didatangi ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Tanpa rekayasa lalu lintas dan pengaturan yang ketat, ruas jalan utama di sekitar kawasan tersebut sangat berpotensi mengalami kemacetan yang bisa berlangsung berjam‑jam, sekaligus menjadi titik rawan terjadinya gesekan kendaraan maupun kecelakaan akibat padatnya arus bercampur pejalan kaki.
Melalui penempatan personel yang merata dan terukur ini, diharapkan potensi kemacetan parah dapat ditekan seminimal mungkin, waktu tempuh pengendara menjadi lebih singkat, dan yang paling utama adalah terjaminnya keselamatan seluruh pengguna jalan maupun pengunjung yang datang menikmati rangkaian Festival Rakyat Nusantara 2026.
Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Nurhadi Ismanto yang memantau langsung kegiatan tersebut menegaskan, pola pengamanan dan pengaturan arus seperti ini akan terus dipertahankan dan dievaluasi setiap harinya selama rangkaian festival berlangsung.
Personel akan terus dikerahkan secara bergilir dari sore hingga malam hari, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang beraktivitas maupun berkunjung ke lokasi acara senantiasa terjaga dengan baik, tutur Dirlantas.



