Amankan Unjuk Rasa di BWS Sulawesi Barat, Seorang Personel Polresta Mamuju Terkena Pukulan

oleh
oleh

Mediatha.Com,Mamuju—Sebuah insiden kekerasan menimpa seorang personel kepolisian dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju saat menjalankan tugas pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah V Sulawesi Barat. Anggota polri tersebut terkena pukulan di tengah ricuh massa demonstran.

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok masyarakat ini semula berjalan dinamis, menyuarakan tuntutan terkait dugaan tindakan diskriminasi serta berbagai persoalan internal ketenagakerjaan di lingkungan BWS Wilayah V Sulawesi Barat.

Insiden pemukulan terjadi ketika aparat kepolisian sedang berupaya mengawal dan menjaga jalannya demonstrasi agar tetap kondusif serta tidak mengganggu ketertiban umum. Namun, ketegangan meningkat di garis depan massa aksi hingga berujung pada tindakan fisik yang mengenai salah satu petugas. Detik-detik aksi pemukulan terhadap personel Polresta Mamuju tersebut juga terekam jelas dalam rekaman video yang kini tengah didalami oleh pihak kepolisian.

Iptu Herman Basir, Kasi Humas Polresta Mamuju saat di konfirmasi sangat menyayangkan terjadinya insiden kekerasan ini. Pihaknya menegaskan bahwa tugas kepolisian di lapangan adalah untuk menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum secara aman dan tertib, sebagaimana diatur oleh undang-undang.

Kami sangat menyayangkan adanya tindakan anarkis yang diarahkan kepada petugas yang sedang mengamankan jalannya aksi. Penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan tanpa kekerasan dan tetap menghormati hukum yang berlaku, ujarnya.

Terkait rekaman video pemukulan yang beredar, pihak Satreskrim Polresta Mamuju saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku pembubaran atau pemukulan tersebut. Polresta Mamuju menegaskan akan mengambil tindakan hukum yang tegas sesuai prosedur terhadap oknum yang terbukti melakukan kekerasan kepada aparat negara yang sedang bertugas.

Polresta Mamuju mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya di masa mendatang agar tetap menjaga kondusivitas, tidak mudah terprovokasi, dan mengutamakan dialog yang damai.